Pengaruh Motivasi Kerja (Intrinsik) Terhadap Kinerja Pegawai Tenaga Harian Lepas Di Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Purwakarta
DOI:
https://doi.org/10.62739/jb.v14i2.112Keywords:
Motivasi Kerja Intrinsik, Kinerja Pegawai, Tenaga Harian Lepas, Organisasi Sektor PublikAbstract
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja intrinsik terhadap kinerja Pegawai Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purwakarta.
Metodologi/Pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 58 Pegawai THL yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan korelasi sederhana dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 25.0.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja intrinsik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, namun dengan tingkat pengaruh yang relatif rendah. Nilai koefisien determinasi sebesar 22,0% menunjukkan bahwa motivasi intrinsik hanya menjelaskan sebagian kecil variasi kinerja pegawai.
Implikasi Praktis: Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja Pegawai THL di sektor publik memerlukan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih komprehensif dan tidak hanya berfokus pada motivasi intrinsik.
Kebaruan: Penelitian ini menyoroti keterbatasan peran motivasi kerja intrinsik dalam meningkatkan kinerja Pegawai Tenaga Harian Lepas pada organisasi pelayanan publik daerah.
References
Afandi. (2018). Manajemen sumber daya manusia: Teori, konsep, dan indikator. Zanafa Publishing.
Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Bintoro, D., & Daryanto, D. (2017). Manajemen penilaian kinerja karyawan. Yogyakarta: Gava Media, 15, 387-397.
Chusminah, S. M., & Haryati, R. A. (2019). Penilaian kinerja karyawan dan kualitas sumber daya manusia sebagai penunjang keberhasilan organisasi. Jurnal Ilmiah Manajemen Ubhara, 1(1), 95–109.
Coon, D., & Mitterer, J. O. (2010). Introduction to Psychology: Gateways to Mind and Behavior,.. Study Guide. Wadsworth Cengage Learning.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23.
Hamali, A. Y., & SS, M. (2023). Pemahaman manajemen sumber daya manusia. Caps.
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara. https://doi.org/10.31219/osf.io/x3j64
Hidayat, S. (2015). Peran Etika Kerja Islam dalam mempengaruhi Motivasi Intrinsik, Kepuasan Kerja dan Dampaknya terhadap Komitmen Organisasional (studi empiris pada pondok pesantren modern di Banten). Akmenika: Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 12(2).
KaKaswan, K. (2017). Psikologi Industri dan Organisasi (Cetakan 1). Bandung: Alfabeta.
Mangkunegara, A. A. P. (2011). Manajemen sumber daya manusia perusahaan.
Masram, M. A., & Mu’ah, D. H. (2017). Manajemen sumber daya manusia profesional. Sidoarjo: Zifatama Publisher.
Mubarok, E. S. (2017). Manajemen sumber daya manusia pengantar keunggulan bersaing. Bogor: In Media.
Priansa, D. J. (2017). Manajemen kinerja kepegawaian dalam pengelolaan SDM perusahaan. Bandung: Pustaka Setia, 64, 31.
Risman, R. (2023). Motivasi dan kinerja karyawan: Sebuah tinjauan literatur. Economics and Digital Business Review, 4(2), 464-484.
Rivai, V. (2016). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan.
Sinambela, L. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia: Membangun tim kerja yang solid untuk meningkatkan kinerja. Bumi aksara.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.
Yusuf, A. M. (2017). Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.





